Tentang Blopini (Blog Opini)

Blog ini saya dedikasikan untuk segenap rakyat Bangsa Indonesia untuk mencurahkan segala ide pikirannya melalui blopini ini. Mudah-mudahan nantinya blopini dapat menjadi salah satu media yang dapat menjadi tonggak dari kemerdekaan untuk berbicara, berpendapat, mengungkapkan ide tanpa takut ide/opini-nya salah, tak bermutu, tak berkualitas, tak pantas untuk di baca, atau takut tulisannya akan di sensor karena menggungkapkan sesuatu yang rahasia. Blopini akan menjadi wadah bagi pemikir dan peng-ide untuk mengembangkannya mudah-mudahan.

Motto BloPini (Blog Opini)

“Sudut Kecil Untuk Mengartikan Makna Dari Kebebasan”

“Kebebasan bukan berarti meninggalkan ciri dari bangsa”

“Jika kebebasan berpikir telah dijamin, maka bangsa ini akan jadi bangsa yang besar”

“BloPini untukmu Bangsa-ku, BloPini untukmu Kebebasan-ku, BloPini untuk ……yang mengerti arti kebebasan”

Author

BloPini

9 Responses to “Tentang Blopini (Blog Opini)”

  1. Hi, nice to meet you !

  2. mand41l1nc Says:

    Berikut petikannya….

    @Esaifoto
    kenapa nggak pernah balas komentar saya????
    saya tunggu lho balasannya.

    #Maaf kemaren saya sedang off di kantor.

    @Esaifoto
    makasih dan makasih anda mau berkomentar ke blog saya, rasanya sangat senang bisa berbagi baik dari pemahaman maupun ide-ide.
    sekali lagi saya ucapkan thanks bangat (kayak orang jakarte aje..) hehehe

    #sama-sama

    @Esaifoto
    saya menjawab pertanyaan saudara ini, kl nggak puas bisa kok layangkan pertanyaan lagi, karena kebebasan berpikir dan berargumen tentunya adalah hak semua orang termasuk saya dan kamu.

    #saya akan selalu mengkritisi apa yang perlu dikritisi, masih seperti slogan yang ada di Blopini

    “(dikotomi dan generalisasi bukan kemerdekaan berpikir, kontradiksi bukan?)”

    @Esaifoto
    saya tidak pernah berpikir supaya setiap tulisan maupun pemikiran orang Papua harus sama dan dikotomi. tapi satu yang saya selalu pikirkan, baik dalam perjuangan melalaui media maupun perjuagan turun kejalan seperti yang anda sebutkan tadi adalah bahwa bagaimana rakyat dan masyarakat yang ada di papua (bukan orang papua saja lhoo) berpikir dan dan berasumsi mengejar kebebasan dan ketidakadilan yang selama ini terjadi di bumi PAPUA yang selalu di lakukan oleh pemerintah pusat.

    #baguslah Anda tidak berpikiran seperti itu, karena semua yang homonisme, generalisir, dan dikotomi sangat tidak baik untuk mengembangkan pikiran dan ide .

    @Esaifoto
    Negara Indonesia adalah negara yang tidak pernah menjunjung tinggi hukum, malahah hukum selalu diinjak-injak untuk kita orang “pinggiran” dan ketika itulah kita merasa kita dilecehkan dan di Injak-injak.

    #Negara Indonesia sangat menjunjung tinggi hukum terbukti adanya perangkat hukum dan alat hukum yang lengkap, ada baiknya kita lebih ke alat hukumnya seperti pemerintahan, dan perangkat-perangkat negara….karena mengenarilisir bahwa Negara Indonesia tidak menjunjung hukum sangat tidak pas menurut saya……nah disini dibutuhkan analisa kenapa bisa terjadi???apakah alat hukum tadi yang kurang mengerti atau mengerti sekali sehingga mampu memanfaatkan hukum tadi untuk kepentingannya, atau masyarakat kita yang tidak mengerti sama sekali sehingga bisa dibodohi oleh alat hukum yang memutarbalikkan maksud dari hukum tersebut.

    @Esaifoto
    kl saya tidak salah, betul nggak yah?? dalam UUD 1945 dalam salah satu pasalanya (saya tidak ingat persis, kl mengingatnya juga menghabisi waktu pikir saya) yang mengatakan bahwa “kemerdekaan adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus di hapuskan”.

    #Benar sekali, dan saya rasa itu juga tidak menghabiskan waktu anda….jika pengetahuan menghabiskan waktu anda, saya rasa saya salah bicara dengan anda….jika alasannya karena kebencian anda kepada pemerintah pusat dan langsung menjudge semua salah (generalisir) saya tambah kecewa.

    @Esaifoto
    karena anda bukan orang Papua, anda tidak pernah merasakan penjajahan itu bukan? sayang kl anda orang Papua anda akan merasakannya, tapi entahlah.

    #mmm…..apakah hanya orang papua yang pernah dijajah? apakah orang papua saja yang pernah disakiti? apakah orang papua saja yang menerima ketidakadilan? jangan gitu dong……penjajahan bukan hanya bersifat fisik bukan? (plis jangan selalu merasa tertindas jika tidak bisa melihat keluar apakah orang tertindas juga? apakah ada yang tertindas juga?)

    @Esaifoto
    satu yang saya mau bilang, PAPUA telah menjadi ‘DAPUR” yang membesarkan dan menumbuhkan orang Indonesia, kenyataan ini tidak bisa dibantah kok.

    #tidak ada yang membantah itu….dan tidak perlu penegasan verbal disana, namun ketika anda menyebut Indonesia secara luas anda salah….saya tidak merasa dihidupi oleh orang dan kekayaan papua…namun kekayaan sumatera dan jerih payah saya sendiri(nah inilah akibat dari komentar anda yang selalu mengenaralisir semua permasalahan, seharusnya saya tidak mengatakan wilayah per wilayah agar seimbang…namun apa boleh buat… )

    @Esaifoto
    Ingat nggak dengan pelarangan terbitan buku salah satu putra daerah Papua dengan yang bernama sendius wonda beberapa saat lalu oleh kejaksaan agung, (kl nggak tau kabar itu berarti anda harus banyak belajar lagi) yang sebagaimana dalam buku tersebut mengunkap berbagai dosa politk di bumi Papua yang dilakukan oleh pemerintah pusat. mulai dari pemusnaan etnis ala indonesia unutk orang Papua, pelurusan sejarah Papua yang sengaja dibengkokan oleh pemerintah RI, Belanda dan Amerika Serikat.

    #saya tidak tahu, dan memang saya akan terus belajar….

    @Esaifoto
    dan saya rasa kl saja buku itu berhasil diterbitkan, bukan tidak mungkin bisa adanya perubahan di Papua, bahkan bukan tidak mungkin proses pencapaian kemerdekaan Papua bisa semakin cepat karena berbagai kedoanya sudah terbongkar melalui buku itu.

    #pasti perubahan akan ada, pertanyaanya kemerdekaan yang bagaimana? makarkah? jika memang makar saya rasa negara manapun akan menolak wilayahnya untuk makar, dan akan melarang semua tulisan, pikiran tentang makar tersebut…..dosa politik yang ditulis jika terbukti…saya rasa rakyat papua bisa memfollow up dan mengawalnya untuk dibuka dipengadilan dan mendapatkan keadilan dimata hukum….apalagi rezim orde baru yang melakukan dosa politik tersebut sudah runtuh.

    @Esaifoto
    kami tidak pernah berasumsi lempar batu sembunyi tangan, tetapi baguslah kl anda sendiri yang mengatakan kl para militan RI lah yang selalu lemapr batu sembunyi tangan, Apakah kasus ketua dewan adar papua yang di bunuh oleh Kopasus mariabuana Jayapura Papua sampai sekarang telah terungkap (jangan mimpi booo, karena sistemnya lempar batu sembunyi tangan “bunuh orang hilangkan jejak”😉

    #mmmm….sayang anda tidak menangkap esensi yang saya maksudkan….saya tidak menuduh…menunjuk…menshoot anda lempar batu sembunyi tangan…..tidak ada maksud….saya hanya menjelaskan militan itu seperti itu…dan malah saya bertanya kembali (silahkan dibaca ulang komentar saya), militan RI?????? sudah beberapa kali anda mengungkapkan RI itu seakan anda bukan bagian dari RI…..bisa dijelaskan?

    @Esaifoto
    dijawa kaya karena hasil tambang di PAPUA diperas habis oleh mereka, tidak perlu saya mengukapkan juga anda sendiri pasti tau berapa jumlah pajak dari PT. Freport Indonesia dan BPT di Papua barat.

    #saya tahu itu makanya saya sedang menyorotinya.

    @Esaifoto
    dan satu yang perlu di Ingat, sudah banyak yang berasumsi bahkan berapi-api untuk membantu PAPUA agar keluar dari ketertinggalan, baik aktivis dari luar papua, LSM dan juga para koresponden media cetak maupun media elektronik namun ujung-ujung yang dicari oleh mereka adalah “duit” ato lebih kejamnya bisa dikatakan kekayaan. Jadi omongkosong kl ada orang dari luar Papua yang membantu Papua dari ketertinggalan dengan tulus dan iklas.

    #hehehe….kembali generalisir….(makin susah saya bicara jika anda terus saja menyamaratakan semua)….memang pada kenyataanya rata-rata LSM sekarang terbentuk karena duit dan menambah kekayaan orang LSM tersebut…..saya ga’ percaya LSM mending berjuang sendiri.

    Ada 1 cerita yang mungkin bisa menginspirasikan anda dan teman-teman paua lainnya…..(maaf kalo saya bawa suku dan daerah saya….bukan maksud membanggakan..kebetulan cerita ini dari daerah saya…dan saya rasa sangat berguna buat semua)

    Sumatera Utara adalah daerah yang saya rasa kekayaan alamnya kalah jauh dengan daerah seperti papua, kalimantan, riau….dll namun kenapa dia bisa menjadi no 3 di Indonesia??masyarakat Sumut khususnya batak sangat mengenal dengan kata “marsipature huta na be” yang artinya mari membenarkan/membangun desa/kota sendiri/masing-masing. disana dulu seseorang belum dianggap kaya jika tidak membangun jembatan di desa sendiri…masjid dan gereja di desanya walaupun punya rumah dan mobil milyaran….waktu kecil anak batak sering didoktrin agar merantau mencari uang ditanah orang dan kembali membangun daerah serta membantu orang tua….karena ada beberapa slogan yang masih saya ingat waktu mau merantau “biar jadi kambing di kampung, tapi harus jadi singa di tanah orang” artinya kita ditanah orang harus jaya dan bekerja keras…masih banyak slogan dan doktrin atau opini verbal yang ada di masyarakat batak..misalnya “biar aku tamat SD, anakku harus SMP” “anak harus lebih baik dari bapaknya” “pilih jadi preman?..atau sekolah?kalo preman jangan jadi kacungnya tapi bosnya…misalnya bunuh bos mafia…abis itu jadi bosnya….kalo ga’ sanggup mending kamu sekolah” “biar aku ga’ makan asal anakku sekolah tinggi” dan masih banyak lagi…..apalagi suku batak tidak merasa malu ketika bekerja bentuk apapun….asal itu halal.

    Apa yang bisa dipetik dari cerita diatas? daerah yang tidak begitu kaya bisa menjadi no 3 karena punya masyarakat yang bekerja keras dan tidak hanya mengeluh….serta adanya opini dan doktrin-doktrin yang sealu diungkapkan semasa seorang anak batak masih balita….sehingga ketika dewasa dia sangat mengingat itu dan tidak mungkin malah menjadi karakter hidupnya….(itulah maksud saya tentang bermain opini atau doktrin dan revolusi pemikiran)….memang dibutuhkan waktu yang lama….

    sekali lagi maaf jika cerita saya menyinggung, saya membalas dan menulis komentar sesuai hati nurani saya…dan kecintaan saya terhadap papua dan daerah lain serta yang terpenting Indonesia!!!

    Salam hangat

  3. mand41l1nc Says:

    Sudah saya beri balasannya saudara..

  4. kenapa nggak pernah balas komentar saya????
    saya tunggu lho balasannya.

    salam

    http://www.oktopogau.co.cc

  5. @Esaifoto
    makasih dan makasih anda mau berkomentar ke blog saya, rasanya sangat senang bisa berbagi baik dari pemahaman maupun ide-ide.
    sekali lagi saya ucapkan thanks bangat (kayak orang jakarte aje..) hehehe

    @blopini
    saya menjawab pertanyaan saudara ini, kl nggak puas bisa kok layangkan pertanyaan lagi, karena kebebasan berpikir dan berargumen tentunya adalah hak semua orang termasuk saya dan kamu.

    1. Apakah tulisan seseorang harus sama, apakah cara berpikir semua orang papua harus sama? (dikotomi dan generalisasi bukan kemerdekaan berpikir, kontradiksi bukan?)

    +++++saya menjawab
    saya tidak pernah berpikir supaya setiap tulisan maupun pemikiran orang Papua harus sama dan dikotomi. tapi satu yang saya selalu pikirkan, baik dalam perjuangan melalaui media maupun perjuagan turun kejalan seperti yang anda sebutkan tadi adalah bahwa bagaimana rakyat dan masyarakat yang ada di papua (bukan orang papua saja lhoo) berpikir dan dan berasumsi mengejar kebebasan dan ketidakadilan yang selama ini terjadi di bumi PAPUA yang selalu di lakukan oleh pemerintah pusat.

    Negara Indonesia adalah negara yang tidak pernah menjunjung tinggi hukum, malahah hukum selalu diinjak-injak untuk kita orang “pinggiran” dan ketika itulah kita merasa kita dilecehkan dan di Injak-injak.

    kl saya tidak salah, betul nggak yah?? dalam UUD 1945 dalam salah satu pasalanya (saya tidak ingat persis, kl mengingatnya juga menghabisi waktu pikir saya) yang mengatakan bahwa “kemerdekaan adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus di hapuskan”.

    karena anda bukan orang Papua, anda tidak pernah merasakan penjajahan itu bukan? sayang kl anda orang Papua anda akan merasakannya, tapi entahlah.

    satu yang saya mau bilang, PAPUA telah menjadi ‘DAPUR” yang membesarkan dan menumbuhkan orang Indonesia, kenyataan ini tidak bisa dibantah kok.

    2. Revolusioner adalah ketika terjadi perubahan….visi dan misi berjalan…setelah pemikiran yang benar-benar baru bukan?
    (Gagasan mana dari anak papua yang sampe sekarang yang bisa merubah keaadaan?

    +++++saya menjawab
    Ingat nggak dengan pelarangan terbitan buku salah satu putra daerah Papua dengan yang bernama sendius wonda beberapa saat lalu oleh kejaksaan agung, (kl nggak tau kabar itu berarti anda harus banyak belajar lagi) yang sebagaimana dalam buku tersebut mengunkap berbagai dosa politk di bumi Papua yang dilakukan oleh pemerintah pusat. mulai dari pemusnaan etnis ala indonesia unutk orang Papua, pelurusan sejarah Papua yang sengaja dibengkokan oleh pemerintah RI, Belanda dan Amerika Serikat.

    dan saya rasa kl saja buku itu berhasil diterbitkan, bukan tidak mungkin bisa adanya perubahan di Papua, bahkan bukan tidak mungkin proses pencapaian kemerdekaan Papua bisa semakin cepat karena berbagai kedoanya sudah terbongkar melalui buku itu.

    3. Berpikir militan itu maksudnya bagaimana? berpikir lempar batu sembunyi tangan?(Saya mengasumsikannya karena militan melakukan taktik gerilya) atau bagaimana?
    (Saya pikir militanisme bisa terwujud karena adanya 1 kesamaan visi, 1 kesamaan musuh, 1 kesamaan komitmen, apakah sudah seperti itu? Saya rasa tidak….)

    +++++saya menjawab
    kami tidak pernah berasumsi lempar batu sembunyi tangan, tetapi baguslah kl anda sendiri yang mengatakan kl para militan RI lah yang selalu lemapr batu sembunyi tangan, Apakah kasus ketua dewan adar papua yang di bunuh oleh Kopasus mariabuana Jayapura Papua sampai sekarang telah terungkap (jangan mimpi booo, karena sistemnya lempar batu sembunyi tangan “bunuh orang hilangkan jejak”)

    4. Memang kekayaan provinsi kaya lebih banyak tumpah di Jawa (Saya setuju)

    +++++saya menjawab
    dijawa kaya karena hasil tambang di PAPUA diperas habis oleh mereka, tidak perlu saya mengukapkan juga anda sendiri pasti tau berapa jumlah pajak dari PT. Freport Indonesia dan BPT di Papua barat.

    dan satu yang perlu di Ingat, sudah banyak yang berasumsi bahkan berapi-api untuk membantu PAPUA agar keluar dari ketertinggalan, baik aktivis dari luar papua, LSM dan juga para koresponden media cetak maupun media elektronik namun ujung-ujung yang dicari oleh mereka adalah “duit” ato lebih kejamnya bisa dikatakan kekayaan. Jadi omongkosong kl ada orang dari luar Papua yang membantu Papua dari ketertinggalan dengan tulus dan iklas.

    Salam Hangat

  6. mand41l1nc Says:

    wew….kaget saya (Blopini | red) saudara undun menggunakan kata-kata ilmiah yang menurut blopini sangat baek, ok back to topic intinya blopini sedang mengarah kesana namun dalam perjalanannya blopini harus menggunakan teori-teori yang lebih bersifat merakyat dan mudah dipahami pembacanya (misalanya menggunakan slogan seperti ini “idelais dalam berpikir moderat dalam bertindak) karena keidealan sesuatu menurut kita tidak menjadi keidealan bagi orang lain nah di sini dibutuhkan tindakan dan keputusan yang moderat yang artinya dapat diterima oleh semuanya (walaupun kemungkinannya kecil). Penerimaan atas pendapat dan saran maupun titah memang seharusnya di pahami dan di uraikan dulu sehingga nantinya dapat dipertanggung jawabkan. Intinya Indonesia perlu pembenahan, Rakyat Indonesia perlu pembenahan, termasuk Blopini perlu pembenahan (Revolusi cara pikir adlah solusi)

    Regard’s

    Admin BloPINI

  7. Begitulah maksud saya kenapa memberikan komentar seperti ini, maksudnya agar kita tidak terjebak dalam primodialisme semu, tidak terjebak dalam ukuran-ukuran justifikasi yang standarnya kita buat sendiri, tidak menggunakan standar yang terbentuk dari suatu proses asimilasi sosial masyarakat, arti sederhananya jangan sampai saudara menerima begitu saja [taklid] terhadap apapun yang tidak ada penjelasan argumentatif dan keilmiahan dari suatu permasalahan, itulah yang sekarang terjadi dinegeri ini, kharismatika tokoh sangat mempengaruhi keputusan yang dibuat, atau pendapat-pendapat yang – maaf – tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, atau sesuatu yang belum teruji sesuai dengan keilmuannya, saatnya anda harus berbuat saudaraku, saatnya anda harus mengeluarkan suara kritis anda, walaupun di suatu tempat yang mengtahbiskan diri sebagai tempat yang menjunjung tinggi kebebasan, salam hangat

  8. mand41l1nc Says:

    Sebelumnya terima kasih untuk komennya saudara undun, jelas jika sesuatu dikatakan berguna harus memiliki nilai namun tidak hanya dalam peningkatan kualitas profesional dan individunya saja namun untuk semua elemen, termasuk pembaca blopini sendiri, so pertanyaannya di kembalikan ke pembaca apakah anda sudah meningkatkan nilai anda tanpa harus membaca atau menikmati hasil tulisan blopini sendiri, karena blopini adalah sebuah blog yang diharapkan menjadi suplemen ketika saudara ingin meningkatkan nilai saudara.
    Kembali lagi dengan slogan kecil yang selalu dikumandangkan blopini “sudut kecil untuk mengartikan makna kebebasan” maka blopini menyerahkan sepenuhnya kepada pembaca untuk tetap menggunakan blog ini sebagai suplemen dan mebacanya terus atau sebaliknya.
    beberapa elemen dari tulisan blopini memang diperuntukkan bagi semua pembaca baik pengemar game, open source dan sebagainya namun ada keterbatasan-keterbatasan blopini dalam menyajikan elemen tersebut baik keterbatasan waktu, tempat, pengetahuan, dan keterbatasan manusiawi lainnya. (freedom is yours)
    Contoh kecil blopini punya keterbatasan dalam menjelaskan maksud dari header yang digunakan oleh blopini, sehingga menimbulkan interpretasi yang berbeda karena tidak adanya pakem yang dibuat oleh blopini tentang header yang dipakai olehnya, langsung saja siluet orang menggunakan megaphone maksudnya adalah ingin meneriakkan agar terdengar oleh semua khalayak ramai bahwa blog ini menyuarakan slogan kebebasan dengan motto “sudut kecil untuk mengartikan makna kebebasan”
    sekali lagi terima kasih atas komennya.

    Regard’s

    Admin BloPini

  9. Dalam prediksi saya, ketika sesuatu dikatakan berguna apabila mempunyai nilai yang tinggi dalam peningkatan kualitas profesional dan individunya, yang menjadi pertanyaan apakah blog ini sudah menambah kualitas anda saudaraku pengunjung?apakah anda merasa terbantu untuk memperbaiki kualitas hidup dan kemampuan anda saudaraku? Jika jawabannya Ya, silahkan anda teruskan membuka blog ini, tetapi jika ternyata hanya membuang waktu anda dengan menghabiskan waktu anda seharian untuk mengotak-atik game, atau membaca sensor2 source code open source yang seharusnya dishare, anda harus berfikir ribuan kali untuk membuka atau bahkan mengingat nama blog ini, omong-omong headernya orang minum pake corong atau apa ya? kok ga jels banget getho loh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: