Info | 2010, Indonesia samai china ber-PDB USD3000/kapita

Ekonomi dengan PDB per Kapita USD3.000
Sunday, 19 September 2010

DALAM Kongres Tahunan Partai Komunis China di tahun 2002 diputuskan, negara itu harus mencapai produk domestik bruto (PDB) per kapita USD3.000 pada 2020.Tekad tersebut diulangi lagi oleh Presiden Hu Jintao dalam Boao Economic Forumdi Hainan pada 2004.

Dalam koran onlinePeople’s Dailydisebutkan, tekad itu timbul karena perekonomian yang memasuki PDB per kapita USD3.000 akan menghasilkan perkembangan lebih cepat (accelerated development). Dicontohkan, Korea Selatan mengalami pertumbuhan ekonomi sangat tinggi sejak mencapai level tersebut selama 11 tahun.Tahun 2008 prediksi tersebut dipercepat.China ternyata mampu mencapai PDB per kapita USD3.000 di 2010,10 tahun lebih cepat dibandingkan target awalnya.

Pentingnya PDB per kapita sebesar USD3.000 muncul lagi dalam diskusi antara manajemen BCA dengan manajemen Sumitomo Mitsubishi Banking Corporation di Jakarta baru-baru ini.Dikatakan,jika suatu negara memasuki PDB per kapita USD3.000,akan muncul gelombang baru (the next wave) dalam perekonomian karena naiknya produk- produk rumah tangga seperti televisi, lemari es,AC, pemanas air dan sebagainya, serta mobil,motor, dan perumahan.

Dalam per-ekonomian seperti itu akan muncul banyak mal sebagaimana terjadi di berbagai negara maju. Topik itulah yang kemudian diambil BCA Learning Service dalam seminar yang akan diselenggarakan pada 6 Oktober 2010 di Ballroom Hotel Four Seasons. Jika Pemerintah China sampai merencanakan tercapainya target tersebut bertahun-tahun sebelumnya, sudah bisa dipastikan hal tersebut sungguh memiliki arti yang besar.

Sementara itu, perekonomian Indonesia sangat mungkin mencapai USD3.000 per kapita tahun ini, tetapi saya belum mendengar satu pejabat pun yang memberikan komentar mengenai hal tersebut. Dalam seminar itu diundang pembicara dan panelis yang akan memberikan sharing bagaimana dampak kenaikan pendapatan tersebut dalam bidang usaha mereka.

Sebagai Komisaris Unilever Indonesia, saya merasakan betul tingkat pendapatan yang tinggi tersebut berdampak pada volume maupun komposisi penjualan perusahaan. Untuk itulah Direktur Keuangan Unilever Indonesia Franklin Chan Gomez juga diundang sebagai pembicara acara tersebut.Adapun dampaknya pada dunia penerbangan akan dianalisis oleh salah seorang Direktur Garuda Indonesia, yaitu Elisa Lumbantoruan. Chairul Tanjung akan melihat dampak dari tingkat pendapatan seperti itu pada bisnis yang dia geluti, yaitu televisi, perbankan, dan sektor ritel.

Mahendra Siregar, Wakil Menteri Perdagangan, akan menyoroti aspek ini dari sisi perdagangan dalam negeri maupun luar negeri. Kapankah Indonesia akan mencapai tingkat pendapatan per kapita USD3.000? Jika melihat PDB nominal semester I/2010,kita memperoleh data Rp3.068,6 triliun, yaitu Rp1.496,2 triliun pada kuartal I dan Rp1.572,4 triliun di kuartal II. Jika dikonversi dalam dolar (dengan nilai tukar dolar rata-rata sepanjang semester I Rp9.120), diperoleh PDB nominal sebesar USD336 miliar.

Dalam pola tahunan PDB di Indonesia, PDB kuartal III akan mengalami loncatan dibandingkan kuartal II, sedangkan di kuartal IV akan terjadi kenaikan,tetapi tidak sebesar pada kuartal III. Dengan pola seperti itu, dapat diperkirakan PDB nominal kuartal III akan mencapai sekitar Rp1.650 triliun, sedangkan di kuartal IV akan mencapai sekitar Rp1.700 triliun. Ini berarti dalam semester II akan diperoleh Rp3.350 triliun yang jika dikonversi dalam dolar (dengan nilai tukar rata-rata bisa di bawah Rp9.000) akan diperoleh sekitar USD372 miliar.

Ini berarti sepanjang 2010 akan diperoleh PDB nominal sekitar USD708 miliar.Dengan jumlah penduduk 235 juta, PDB per kapita sangat mungkin akan mencapai sekitar USD3.000 di tahun 2010 ini. Jika angka USD3.000 tersebut belum tercapai tahun ini, angka tersebut sudah pasti tercapai rataratanya selama semester II/2010 yang jika dihitung tahunan akan sampai dengan akhir semester I/2011.Pada titik inilah angka PDB per kapita USD3.000 sungguhsungguh akan tercapai.

Sepanjang tahun 2011 PDB per kapita justru sangat mungkin akan berada pada level di atas USD3.300.Kapan titik tersebut secara persis akan tercapai menjadi tidak penting lagi. Yang penting justru proses menuju ke sana dan sesudahnya. Dengan pendapatan sebesar itu, kemampuan masyarakat untuk membeli mobil dan motor menjadi menjulang tinggi.Yang sinis mengatakan, hal itu dimungkinkan karena boleh mencicil.

Sebagaimana terjadi di negara maju yang sudah lama mengembangkan kredit mobil ini, hal itu tidaklah masalah. Meskipun mencicil, mereka tetap memiliki kemampuan untuk membayar cicilan tersebut. Perkembangan tersebut tampak sangat nyata di 2010 ini. Penjualan mobil yang semula diperkirakan hanya mencapai 550.000 unit ternyata harus direvisi ke atas menjadi 650.000 unit.

Bahkan berdasarkan data terakhir, sangat mungkin penjualan mobil tahun 2010 ini akan mencapai jumlah lebih dari 700.000 unit, 150.000 unit lebih tinggi dari prediksi awal.Yang lebih menarik lagi, dengan tingkat penjualan seperti itu, Indonesia akhirnya menyalip Thailand dan Malaysia sebagai negara dengan penjualan mobil terbesar di ASEAN. Penjualan yang jauh di atas prediksi awal tersebut menyebabkan terjadinya kekurangan suplai sehingga indent untuk beberapa merek sudah mulai terjadi.

Dengan kemampuan yang meningkat tersebut, jumlah penumpang pesawat terbang juga mengalami kenaikan sangat tinggi, yaitu di atas 15% untuk tahun 2010 ini.Yang menarik, tidak hanya penumpang kelas ekonomi yang jumlahnya bertambah. Bahkan penumpang kelas bisnis juga mulai meningkat. Itulah sebabnya Garuda Indonesia memperoleh manfaat yang besar dari peningkatan PDB per kapita ini.

Perkembangan ini telah menyebabkan Bandara Soekarno Hatta menjadi sangat sesak beberapa waktu terakhir ini. Jika seperti Pemerintah China yang telah mengantisipasi kenaikan pendapatan tersebut lama sebelumnya, mereka menjadi lebih siap untuk melakukan hal-hal yang dibutuhkan.

Karena itu,saat ini sungguh dibutuhkan kesadaran yang cepat dari pemerintah bahwa pendapatan per kapita USD3.000 akan melahirkan gelombang baru permintaan dari masyarakat. Jika pemerintah tidak segera menyiapkan diri, sektor swasta akan tetap merespons permintaan tersebut, sementara prasarana yang ada akan menjadi sangat kedodoran. Meskipun terlambat, inilah saatnya untuk segera berbenah diri.(*)

CYRILLUS HARINOWO HADIWERDOYO
Pengamat Ekonomi

Sumber : Klik Disini

——————————————————————————————————————————————————————–

Kabarnya USD 3000/ kapita adalah angka keramat bagi perekonomian suatu negara pada level itu akan terjadi akselerasi kemajuan ekonomi yg pesat dari sebuah negara korsel menjadi contoh nyatanya, kalo china bisa mencapai angka keramat USD 3000 lebih cepat 10 tahun dari rencana (2010 bukan 2020) maka ternyata Indonesia jauh lebih cepat lagi mengejar angka ini karena Indonesia bahkan tidak sempat merencanakan lonjakan PDB sampai USD 3000 itu, diperkirakan 2010 ini Indonesia sudah dilevel ini, paling lambat 2011.

Semoga dalam waktu dekat kita bisa menyalib atau minimal menyamai china dan korea di semua bidang, tinggal dibutuhkan kerjasama dari semua elemen bangsa.

Blopini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: