Info | Laporkan Buruknya Pelayanan Publik [Ombudsman RI]

Ombudsman RI

Sudah lama blopini tidak menurunkan sebuah tulisan bagi para pembaca blopini dikarenakan kesibukan blopini dengan kehidupan nyatanya, namun blopini tetap berusaha untuk terus menurunkan tulisan-tulisan berkualitas yang bisa membuka mata dan persfektif baru bagi pembaca maupun penulis sendiri sehingga cita-cita blopini “Sudut kecil untuk mengartikan makna kebebasan dan kemerdekaan” tercapai. Ok langsung saja blopini akan mengajak Anda untuk tenggelam kepada tulisan release terbaru blog ini. Blopini akan mengangkat sebuah lembaga yang didirikan sebagai pengawas terhadap pelayanan publik yang sesuai dengan UU No.37 tahun 2008 tentang Ombudsman RI.
Ombudsman RI didirikan sebagai sebuah lembaga yang nantinya akan menjadi pengawas terhadap pelayanan publik sehingga pelayanan publik yang dilakukan oleh baik itu Penyelenggara Negara, BUMN, BUMD, dan BHMN serta badan swasta sekalipun akan terus menuju kearah semakin baik. Namun lembaga ini seakan tidak ada atau seperti tidak pernah terbentuk diakibatkan begitu minimnya sosialisasi, sehingga keberadaan lembaga ini untuk memperbaiki perilaku dan pelayanan publik seakan tidak efektif. Entah ini diakibatkan minimnya anggaran sosialisasi atau memang oknum-oknum ingin Lembaga Ombudsman RI tetap “silence” “Underground” “dianggap tidak pernah ada” sehingga jika pelayanan publik buruk masyarakat tidak akan tahu  untuk mengadu/melaporkan kemana, dan kembali masyarakat tetap pasrah dengan keadaan ini serta merasa dirugikan. Untuk beberapa daerah Ombudsman telah menerima keluhan/kasus yang umumnya didominasi oleh keluhan terhadap Pemda dan Polisi namun masih kecil tingkat pengaduannya maupun penyelesaiannya. Ini diakibatkan dari beberapa  faktor seperti kurangnya pengetahuan masyarakat tentang eksistensi lembaga ini sehingga banyak pelayanan buruk tidak terlaporkan, banyak laporan yang tidak disertai data/fakta sehingga sulit untuk ditindaklanjuti, kurang pahamnya masyarakat/pelapor bagaimana syarat dan tata cara pelaporan .
Berikut beberapa informasi yang bisa diberikan oleh blopini dan ini diambil langsung dari situs Ombudsman RI dan semoga bermanfaat sebagai pengetahuan awal kita bersama.

Prosedur Pengaduan :

Bagaimana proses penanganannya ?

Jumat,13 November 2009
  • Setelah persyaratan dipenuhi pengaduan akan ditelaah oleh asisten Ombudsman.
  • Apabila ternyata berkas yang dilampirkan belum lengkap, maka Staf Ombudsman akan menghubungi agar segera melengkapinya. Bila dirasa perlu akan dilakukan konsultasi di kantor Ombudsman Republik Indonesia.
  • Setelah berkas pengaduan lengkap akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan Ombudsman yang diamanatkan dalam UU No. 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.

Siapa saja yang boleh melapor ?

Jumat,13 November 2009
  • Seluruh lapisan masyarakat yang merasa diperlakukan tidak adil oleh aparatur negara dalam memberikan pelayanan publik.
  • Warga Negara Indonesia/penduduk.
  • Pelapor adalah orang yang mempunyai kepentingan terhadap kasus yang dilaporkan.

Biaya ?

Jumat,13 November 2009
  • Tidak dipungut Biaya (Gratis).
  • Tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun.

Sepertinya Ombudsman akan sangat bermanfaat jika benar-benar masyarakat mengetahui keberadaannya, semoga lembaga ini dapat terus memberikan pelayanan untuk membuat sang “pelayan publik” tidak memberikan pelayanan publik yang buruk. Semoga!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: