Info | Kedokteran Indonesia ber-Inovasi

Inovasi dokter

YOGYAKARTA, – Sistem pirau katup celah semilunar hasil inovasi Ahli bedah saraf Rumah Sakit Umum Pusat DR Sardjito Yogyakarta P Sudiharto memberi harapan baru bagi pasien hidrosefalus. Selain harganya terjangkau, sistem tersebut mampu mengurangi tingkat risiko pada perawatan pasien hidrosefalus.

Alat yang telah memperoleh hak atas kekayaan intelektual (HAKI) pada awal September tersebut terdiri atas pirau katup celah semilunar yang di nya terdapat tonjolan antiselip. Katup semilunar ini terpasang pada sistem pompa dan selang kateter yang berfungsi mengalirkan cairan otak penderita hidrosefalus yang berlebihan.

Sudiharto mengatakan, pemasangan sistem pompa dari otak hingga pertu dapat mengalirkan volume cairan otak pasien hidrosefalus hingga setengahnya. Sistem ini aman dipasang pada bayi berusia 10 hari hingga pasien dewasa dengan syarat keadaan pasien stabil. Asal belum terlambat, pemasangan sistem dapat membuat pasien hidup normal , katanya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) DR Sardjito Yogyakarta, Jumat (18/9).

Keunggulan sistem ini terdapat pada katup semilunar yang berfungsi untuk mencegah cairan masuk kembali ke dalam rongga kepala dan mengatur aliran sehingga tidak banyak terpengaruh aktivitas pasien. Adapun tonjolan antiselip dimaksudkan untuk mengantisipasi bahaya selang kateter terhisap ke dalam rongga otak . Bahaya ini bisa menyebabkan kematian pasien.

Sudiharto menuturkan, hingga saat ini, sistem pirau katup celah semilunar ini telah digunakan oleh 180 pasien hidrosefalus . Namun, jumlah pengguna alat serupa versi yang belum disempurnakan telah mencapai 7.000 pasien. dengan tingkat resiko kurang dari dua persen. Angka ini lebih rendah dari tingkat resiko pemasangan pompa cairan otak di luar negeri yang mencapai 2-4 persen.

Penelitian dan pengembangan sistem pengalir cairan otak ini dimulai Sudiharto sejak tahun 1980 dan terus dikembangkan hingga sekarang . Saat ini, terdapat 90 alat pompa cairan otak yang telah dipatenkan di Amerika Serikat dan Jepang. “Namun, belum ada yang menggunakan sistem pengaman s eperti ini,” katanya.

Harga alat mulai Rp 1,5 juta hingga Rp 1,7 juta juga relatif lebih murah alat serupa buatan luar negeri yang mencapai Rp 40 juta. Sejauh ini Sudiharto telah menyiapkan empat desain alat , yaitu untuk bayi usia tiga bulan, bayi usia enam bulan, bayi usia enam bulan, dan dewasa. Namun, desain dapat dibuat disesuaikan kondisi dan usia pasien.

S istem ini selanjutnya akan dikembangkan untuk pasien glaukoma dengan ukuran yang lebih kecil dan desain yang disesuaikan. Alat pompa untuk pasien glaukoma ini diperkirakan akan dapat digunakan masyarakat dalam empat tahun ke depan.

Direktur Pelayanan Medik RSUP DR Sardjito Budi Mulyono menguturkan, sistem pirau katup celah semilunar untuk terapi pasien hidrosefalus inovasi Sudiharto itu telah masuk dalam jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) di RSUP DR Sardjito. Alat ini sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini, yaitu inovasi teknologi tapi terjangkau, katanya.

Manfaat alat inovasi Sudiharto bagi penderita hidrosefalus juga diakui Ketua Yayasan Hidrosefalus Yogyakarta Endro Basuki. Yayasan ini telah menjalin kerjasama penyediaan alat pengalir cairan otak pasien hidrosefalus selama 10 tahun terakhir. Selain aman, pembiayaan alat ini juga bisa diatur sesuai kondisi keuangan pasien hidrosefalus yang sebagian besar terdiri dari masyarakat tidak mampu.

BERITA – kesehatan.infogue.com – Laporan wartawan Irene Sarwindaningrum

Tentang  “Hidrosefalus “. nie penjelasan dari wikipedia :

Hidrosefalus

Hidrosefalus (kepala-air, istilah yang berasal dari bahasa Yunani: “hydro” yang berarti air dan “cephalus” yang berarti kepala; sehingga kondisi ini sering dikenal dengan “kepala air”) adalah penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak (cairan serebro spinal). Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak di sekitarnya, khususnya pusat-pusat saraf yang vital.

id.wikipedia.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: