IT | Win XP Portable (UFD base) [Part 1]

Melakukan persiapan START!

Kapasitas USB Install XP usb/portable dengan Tool PE2USB yang akan digunakan yaitu 256 MB. Format dengan sistem file FAT16 agar dapat mendukung file yang berukuran hingga 2 GB. Tool recovery (penyelamat, Hotfix, dan service pack 2 membutuhkan tempat ekstra.

1. Mem-format USB Flash Drive
Oleh karena banyak versi Bios yang hanya menerima USB FD dengan sistem file FAT16 sebagai media boot, formatlah UFD dengan sistem tersebut. Apabila Anda memformatnya dengan fasilitas format dari Windows, FD tidak berfunsi.
Atasi masalah tersebut dengan tool ‘USB Disk Storage Format Tool’ dari HP. Jalankan tool ini dan pilih UFD di bawah ‘Device’. Pilih juga ‘FAT’ di bawah ‘File System’ dan berikan nama dibawah ‘ Volume Label’ kemudian klik start.
Setelah proses selesai, jalankan windows explorer dan arahkan ke folder utama partisi windows, misalnya ‘c:\’. dari sini, copy file-file ‘boot.ini’, ‘ntldr’, dan ‘NTDETECT.COM’ ke UFD.

2. Tes I : Booting dari USB FD
Coba boot melalui USB tadi, untuk pengujian ini, nonaktifkan option-option BIOS, seperti ‘quick boot’ dan ‘show full screen logo’ agar Anda dapat melihat semua laporan BIOS saat proses booting. Sebaliknya option BIOS ‘USB legacy support’ harus Anda aktifkan. Periksa juga apakah fungsi-fungsi penting, seperti option ‘USB 2.0 controller’ sudah aktif (enabled).
Apabila BIOS dapat mendeteksi UFD tanpa masalah, ia akan memboot hingga tampil laporan kesalahan ‘ HAL not found’. Apabila ada masalah lainnya, temukan dalam BIOS sebuah fungsi yang memperpanjang waktu respons UFD, misalnya option ‘USB mass storage reset delay” dalam AMI bios. Pilih nilai tertinggi lalu turunkan secara bertahap hingga masalah start kembali muncul. Apabila cara diatas tidak membantu, periksa panduan bios Anda atau website bios, seperti www.rojakpot.com.

Meng-copy Windows ke UFD

3. Merampingkan Windows.
Untuk membuat sebuah windows XP optimal, lengkap dengan SP, hotfix, dan drivers, diperlukan freeware ‘nLite’. Untuk menginstallnya, diperlukan library .NET yang ada dalam paket Microsoft .NET framework terbaru.
Framework dan SP2 dapat Anda download dari website Microsoft. Sedangkan Hotfix (Update setelah SP2) XP terbaru untuk nLite dapat ANda peroleh dari informasi yang ada di website www.nliteos.com. SP dan hotfix tidak perlu Anda install karena nLite hanya membutuhkan file-file setupnya saja untuk dapat diintegrasikan.
Sebagai langkah awal, install dahulu .NET-framework, baru kemudian nLite. Sebelum Anda menstart tool, buat sebuah folder dengan nama ‘XP’ pada dekstop. Masukkan CD installasi Windows ke dalam DVD/CD drive dan copy seluruh isinya ke folder baru tersebut. Dengan demikian semua perubahan hanya dilakukan pada file-file dalam folder tersebut. Adapun file-file dalam windows yang sudah di-install tidak akan ‘tersentuh’.
Kini jalankan nLite dengan memilih direktori (folder0 sumbernya, yaitu ‘XP’. kilik ‘Next setelah folder selesai dibaca hingga tampil bagian ‘task selection’. Aktifkan option-option untuk mengintegrasikan SP dan hotfix serta option ‘remove components’, ‘patches’, dan ‘tweaks’.
Oleh karena nLite masih terus dikembangkan, tidak semua konfigurasi dapat dipastikan berfungsi, kunjungi forum nLite di www.msfn.org untuk mendapatkan banyak tips berguna dan panduan konfgurasi nLite yang optimal.
4. Menyiapkan tool-tool penyelamat
Kini pastikan apakah file-file instalasi untuk tool recovery sudah tersedia. Apabila Anda ingin menggunakan Firefox, jangan gunakan file instalasi dari website Mozilla, tetapi gunakan ‘Mozilla firefox Plug-in’ yang khusus dikembangkan untuk Bart’s PE dari http://oss.netfarm.it/winpe.
Selain firefox, juga dilengkapi windows USB ini dengan Ad-Aware, Nero, dan antivirus Avert stinger. Apabila Anda lebih menyukai program lain, silahkan menggantinya.
Sayangnya nLite tidak membuat windows yang telah selesai di-install, melainkan hanya file-file instalasinya. Oleh karena itu, Anda tidak dapat langsung meng-copy isi folder ‘XP’ ke UFD. Untuk membuat windows booteable yang ‘siap pakai’, dibutuhkan tool gratis ‘Bart’s PE’ dari www.nu2.nu.
Setelah tool di install, jalankan ‘PE builder’, Masukkan ‘XP’ dibawah ‘source’. Gunakan saja nama direktori yang disediakan PE builder (c:\PEBuilder319\BartPE, tergantung versinya) dibawah ‘output’ lalu klik ‘plugins’. APabila Anda memilih konfigurasi seperti diatas, aktifkan plugin untuk nero, Ad-ware, dan Avert stinger. Apabila salah satu tool yang diinginkan tidak tercantum dalam daftar, kunjungi alamat www.nu2.nu/pebuilder/#plugins. Download plugin yang dibutuhkan dan ekstrak filenya ke dalam folder ‘plugin’ Bart’sPE.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: