Persfektif | Islam militan, sadis, rusuh? atau Islam rahmatan lil alamin

Ijinkan saya [Blopini|red] untuk memberikan sedikit cahaya lilin di tengah gelap karena kegelapan tidak akan hilang seketika tanpa ada penerangan, harus diberi lilin-lilin yang jumlahnya banyak agar kegelapan dapat diusir (susah dimusnahkan jika tidak bisa disebut tidak bisa dimusnhakan).

Islam adalah salah satu agama di dunia ini dan saat ini dunia Islam sedang dalam sorotan, di Palestina, Afghanistan, Pakistan, Irak, Iran, negara-negara lainnya. Islam saat ini telah di cap jelek oleh banyak orang ntah karena umat Islamnya sendiri atau memang permainan media yang menguasai seluruh sendi informasi dunia, bahwa Isalm adalah agama militan, sadis, rusuh, tidak berprikemanusiaan, dll.

Mari kita buka sedikit beberapa ingatan kita dan mari kita nilai sendiri (Blopini memberikan kebebasan buat siapapun baik Islam maupun Non untuk mengambil kesimpulan, berpendapat, menganalisis sesuai dengan kapasitasnya)

Islam itu militan, sadis, rusuh, akhlaknya jelek, tapi pernah ga lihat/dengar Islam pernah bikin Film kartoon yang menghina Agama lain, pernah ga ngarang ayat2 satan seperti salman Rusdhi yang akhirnya dilindungi oleh negara Inggris itu. Padahal sudah banyak dari agama lain yang melecehkan Islam dengan berbagai cara.
Banyak orang yang bukan Islam yang karena kepalanya pakai sorban seperti orang India, yang dibentak bentak dibandara soalnya dia dikira muslim. Jadi belum apa2 hanya karena berbaju kaya moslem saja sudah bisa dibentak-bentak (banyak kejadian di eropa), betapa rasisnya bukan?. Islam suka perang? Terus jaman perang Salib dulu siapa yang mulai?Paus Urbanus. Yang memalukan adalah pasukan muslim yang ditawan tentara salib semua dipancung, tapi untung Islam itu rahmatan lil alamin, ganti pada saat tentara salib yang ditawan Salahudin semuanya dibebaskan hanya dengan tebusan. Bahkan Richard The Lion Heart ketika tertawan dalam keadaan luka, terus malah salahudin sendiri yang merawat dia dengan menyamar seolah-olah rakyat biasa bukan Raja biar si Richard tidak segan atau menolak ditolong. Lalu daerah yang konflik sampai bunuh2-an seperti Ambon/Poso
setelah datang bala bantuan dari saudaranya minta damai pernah ga Islam minta terus perang, malah minta pemerintah mengusut siapa dalangnya (ada beberapa tulisan di koreksi). Sebaliknya ketika Islam mayoritas pernah dengar/lihat Islam membunuh/menyerang diam-diam waktu agama lain beribadah. Apa pernah di Aceh atau Padang Kristennya diganggu/dirusuhin?. Islam ngebom bali, Islam marah/demo karena ada sebab, karena sifat manusia akan diam ketika masih dalam tahap kewajaran, tapi kalau sudah melebihi batas pasti akan membalas. Palestina digempur, masjid di hancurkan, irak di bom, afghanistan di taklukkan demi kata demokrasi??? (masih tanda tanya demokrasi yang mana?) apakah sebagai saudara sesama agam akan diam? saya rasa semua agama pasti melakukan hal yang sama. Demikianlah ulasan saya silahkan menilai apakah Islam militan, sadis, rusuh? saya kembalikan kembali ke pembaca (Blopini cuma bertindak sebagai pengulas saja).

Damai adalah penting, nikmatnya ketika semua Agama bisa berdampingan, saling mengurus umatnya sendiri-sendiri dan bekerja sama menjaga perdamaian dunia, tanpa bermuka 2, politik ganda, dan munafik.

Kekerasan bukan jalan, namun jika Anda dipaksa bagaimana?

sedikit cerita, ketika Anda sedang pulang dari mall dan tiba-tiba datang 1 orang nodong Anda atau minimal meludah ke Anda apa yang Anda lakukan?? diam? atau melawan? saya rasa jika Anda punya ilmu beladiri atau sedikit ilmu kebal (hehehe klenik) atau minimal kesempatan untuk melawan karena Anda rasa Anda mampu melawan saya rasa Anda akan melawan tidak diam (Kekerasan kah ini???) grrr…….

Yuk Damai, Yuk Saling menghormati.

Blopini

5 Responses to “Persfektif | Islam militan, sadis, rusuh? atau Islam rahmatan lil alamin”

  1. syahieran Says:

    Moto Damai dan menghormati hanya berlaku ketika dalam posisi minoritas, tetapi nun jauh disana kaum muslimin hidup dalam suasana intimidasi dan diskriminasi dari cara yang paling halus sampai cara yang vulgar (reaktif). Namun percayalah kaum muslimin bisa musnah dari muka bumi, tetapi ruh Islam tidak akan musnah.

  2. mand41l1nc Says:

    Yup makanya saya koreksi….saya tahu benar bagaimana orang papua menjaga masalah keyakinan ini….karena saya dulu berteman dengan orang papua semuanya kristen tapi serasa berteman dengan satu keyakinan, pernah saya mau makan makanan teman saya itu dia langsung marah karena disitu ada babinya dan itu haram buat agama saya….(betapa indhanya kalo dunia seperti persahabatan kami).

    Pengen banget cuma lagi nyari lowongan buat IT aja. doain aja mudah-mudahan ada.

  3. seep dah kalo begitu. soalnya biarpun disana yang lain yg mayoritas jarang saya dengar konflik berlatar agama. ini justru dihindari bro disana. lebih sering antar suku sebenarnya.

    oh.. papua emang enak kok. kerja di sorong??? wah.. welcome to my hometown. enak kok di sorong.

  4. mand41l1nc Says:

    Terima kasih koreksinya…..untung saja ada yang koreksi kalo ga bisa membuat fitnah….sekali lagi terima kasih banyak.

    Aneh kok manokwari bisa masuk ke situ….apa pas nulis tentang papua ya….jadi pas nulis ini juga masih terbayang masih nulis tentang papua….bahaya dah…

    Enak banget bisa ke papua….kemaren-kemaren saya diajak sama temen-temen papua saya untuk maen ke sorong….malah disuruh kerja sana…pengen banget…mungkin ntar bisa terealisasi….salam buat penduduk dan tetangganya heheheh…

    Salam Damai n thanx for correction

    Blopini

  5. Manokwari yang Islamnya minoritas di bantai stelah datang bala bantuan dari saudaranya minta damai pernah ga Islam minta terus perang, malah minta pemerintah mengusut siapa dalangnya.

    Bisa minta link-nya?
    Tahun berapa ini terjadi?

    Saya yang tinggal di kabupaten sebelahnya Manokwari malah tidak pernah mendengar hal ini terjadi. Just curious😀

    Salam Damai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: