Bagus untuk dibaca!!!

Setelah melakukan perjalanan yang panjang di dunia tanpa batas (katanya) ya dunia maya saya menemukan 2 orang yang sedang berdiskusi mengenai Indonesia simak petikannya dan bagaiamana menurut anda ???

          PB Wrote :

Masih nyambung dgn diskusi di thread syariah dgn bang Anton, kemaren (kamis malam di Jakarta))saya mendengar berita di BBCNEWS ttg pelarangan rally di Belgia yg intinya menentang islamisasi di daratan Eropa.Brussels Mayor Freddy Thielemans yg berlatar belakang sosialis melarang dan tidak memberikan ijin demo massa ini yg dinamakan A Minute of Silence utk mengenang tragedi 911 6 tahun yg lalu.Saya mencoba browse berita di bbcindonesia.com pagi ini tapi belumsaya temukan link beritanya, dan saya cari lewat google (keywords: anti islamism rally belgium) dan dapat link di bawah (masih ada bbrp link lainnya silahkan cek sendiri).Ini dari demo massa yg ndak mendapatkan ijin ini mengusung 2 point: 1. STOP penyebaran hukum syariat dan islamisasi di Eropa 2. DEMOKRASI YES, THEOKRASI NO.Inti berita ini sebenernya sangat nyambung dgn isi diskusi antara saya, Rully dan bang Anton ttg bahayanya syariatisasi bagi kemanusiaan. Dan Rully jelas mengingatkan demokrasi itu ada batasan2nya.Di Belgia, ajaran demokrasi ini menjadi refleksi bagi kita2. Belgia yg jelas sekuler malah melarang demo massa yg anti theokrasi (baca: anti syariat) dgn alasan ketertiban umum dan masalah sekuriti. (jika kita baca berita di bawah, nampaknya walikota Brussels khawatir dgn backlashes revenge dari kelompok muslims jika rally anti islamisme ini terjadi). Jadi, kesimpulan sementara: ndak semua kebebasan berbicara itu harus diijinkan di ranah publik.

Di eropa yg terkenal sbg dewanya demokrasi dan sekulernya, ada juga larangan2 yg berlandaskan pemikiran national security. Bandingkan dgn pemerintah impoten kita yg SUCCUMB ke hantu2 syariat dalam unjuk kekuatan HTI di Senayan yg terus merongrong dan menggoyang sendi berbangsa endonesha, negara yg penduduknya majemuk dan multi etnis ini. Saya kira, bang Anton bisa mengaca dari kejadian di Belgia ini utk another case ttg pembelajaran demokrasi.

Lalu, kenapa sikap masyarkat mengeras thd islam dan pan islamisme? Ya, ini lagi2 kita kembalikan kepada temen2 muslim utk menjawabnya. Di endonesha, mengerasnya sikap muslim thd non muslim dan juga dgn hujan pemikiran syariatisasi utk melahirkan produk2 syariah…yg ini jelas kami2 non muslims dak bisa berbuat apa2.

Menyatakan pemikiran saya sbg wacana pribadi aja langsung ditanggapi si Bambang Kanigoro itu dgn mengusir saya ke cina. Pdhal cuman opini talking aja lho. Lha, gimana mau maju ini endonesha?

Satu lagi yg saya mau bang Anton refleksi, DEMOKRASI jelas tidak sama dgn THEOKRASI. Point inilah yg membuat saya aneh dan tidak puas dgn banyak sikap muslims (baik2) yg TERTAWAN, UNDERSIEGED dgn trend syariatisasi, apalagi wacana mengganti konstitusi negara majemuk dgn dasar UUD ideologi sempit berdasarkan agama tertentu. Karena sekali lagi, DEMOCRACY is nothing about THEOCRACY. Pengertian ini ndak pernah dimengerti oleh muslims jika kita jelaskan terus menerus.

That’s why saya sebut ini kejahatan kemanusiaan oleh oknum2 beragama.

Mudah2an kasus di Belgia ini menjadi pelajaran bagi kita semua.

SAVE ENDONESHA!

PB

http://sioe.wordpress.com/2007/08/10/sioe-recommends-to-sign-petition/SIOE recommends to sign Petition.
Posted by Sitemaster on August 10th, 2007
To: Brussels MajorThe Brussels mayor, the Socialist Freddy Thielemans, has, on 9th of August 2007 sent out a press release in which he has banned a demonstration with a minute of silence to commemorate the victims of 9/11 on the 11th sept in Brussels. The reason for the prohibition is that he says he cannot guarantee public safety and that he won’t disturb the Islamic section of the population in Brussels. By invoking the lack of public safety, he is precisely highlighting SIOE’s demonstration title:Stop the Islamisation of Europe.SIOE’s message through the 4 slogans is exactly to warn against conditions such as these, where people no longer can use their freedom of expression and feel secure, but the shocking facts are that these conditions already reign at the heart of the EU. SIOE’s demonstration will of course happen, as a peaceful utterance of opinion, an utterance of opinion for which Moslems have countless times received permission to demonstrate in Brussels.

Therefore it is, of course, completely absurd to ban a peaceful demonstration because they are afraid of violent muslim counter-demonstrators!

We kindly ask the major of Brussels to alter his decision and let the free people of Europe demonstrate for their civil rights. We want our right to have a minute of silence to commemorate the victims of 9/11 !

Sincerely,

Saya lupa nambahkan bahwa SIOE yg tidak mendapatkan ijin dari walikota telah melakukan kasasi ke Mahkamah Agung di sana. Jadi masih seru nampaknya polarisasi pendapat yg terjadi.

Berikut ini bebrapa link tambahan sbg data referensi:

http://www.drudge.com/news/97639/belgian-mayor-bans-911-moment-silence

http://www.cnsnews.com/ViewForeignBureaus.asp?Page=/ForeignBureaus/archive/200708/INT20070821a.html

Silahkan cek dan browse sendiri.

Sekali lagi amandemen thd konsitusi itu mungkin saja terjadi demi nama demokrasi, tapi never dengan theokrasi.

Kamus saya memberitahukan saya, theokrasi itu…berdasarkan agama apapun…adalah kejahatan thd kemanusiaan.

Kita kudunya belajar dari sejarah. Many muslims..apparently don’t.

PB

Anton Wrote :

Inti berita ini sebenernya sangat nyambung dgn isi diskusi antara saya, Rully dan bang Anton ttg bahayanya syariatisasi bagi kemanusiaan. Dan Rully jelas mengingatkan demokrasi itu ada batasan2nya.

Anton : saya juga menjelaskan di thread yang lalu bahwa batas pelaksanaan demokrasi adalah hukum (yang secara teoritis dibentuk oleh orang-orang pilihan rakyat secara demokratis itu sendiri) . Apa mau disangkal mengenai hal yang ini

Di Belgia, ajaran demokrasi ini menjadi refleksi bagi kita2. Belgia yg jelas sekuler malah melarang demo massa yg anti theokrasi (baca: anti syariat) dgn alasan ketertiban umum dan masalah sekuriti. (jika kita baca berita di bawah, nampaknya walikota Brussels khawatir dgn backlashes revenge dari kelompok muslims jika rally anti islamisme ini terjadi). Jadi, kesimpulan sementara: ndak semua kebebasan berbicara itu harus diijinkan di ranah publik.

Anton : betul itu tapi landasan kenapa dan apa pasti akan disesuaikan dengan hukum dan situasi serta kondisi di negara yang bersangkutan . Belgia boleh melarang hal yang menentang Theokrasi dengan alasan apapun , tapi apakah berarti Indonesia harus mengikuti yang sama .. Pertimbangan tersebut ada di tangan yang berwenang . Kalau HTI dilarang berbicara , mungkin pertimbangan polisi justru kekisruhan yang bisa terjadi dan pertentangan politis juga .. Sedangkan anda langsung menuduh bahwa pulisi / pemerintah terlalu takut dll , pulisi kelihatan jelek padahal mereka mungkin lebih tahu dari anda soal hukum dan kemungkinan lainnya

Di eropa yg terkenal sbg dewanya demokrasi dan sekulernya, ada juga larangan2 yg berlandaskan pemikiran national security. Bandingkan dgn pemerintah impoten kita yg SUCCUMB ke hantu2 syariat dalam unjuk kekuatan HTI di Senayan yg terus merongrong dan menggoyang sendi berbangsa endonesha, negara yg penduduknya majemuk dan multi etnis ini. Saya kira, bang Anton bisa mengaca dari kejadian di Belgia ini utk another case ttg pembelajaran demokrasi.

Anton : hua hua .. mengaca , mengaca pada apa .. Belgia , kemarin saya disuruh berkaca ke Singapore , Belgia dan bahkan Malaysia yang dulu anda tentang karena menerapkan Syariah Islam (ingat kasus suami Hindu meninggal dimakamkan secara Islam) ..

Lalu, kenapa sikap masyarkat mengeras thd islam dan pan islamisme? Ya, ini lagi2 kita kembalikan kepada temen2 muslim utk menjawabnya. Di endonesha, mengerasnya sikap muslim thd non muslim dan juga dgn hujan pemikiran syariatisasi utk melahirkan produk2 syariah…yg ini jelas kami2 non muslims dak bisa berbuat apa2.

Anton : heheh jangan lempar batu sembunyi bujur … Pengerasan juga terkait sama sikap anda , apakah anda mampu membawa kemakmuran kepada masyarakat lainnya sehingga mereka berpandangan bahwa kemajemukan harus dijaga . Jangan anda sibuk makan kepiting 3 juta .. sedangkan tetangga di tempat lain makan tempe .. kemudian mau ikutan gerakan penerapan SI saking pengen cepet makmurnya .. Jangan hanya lempar ke umat muslim , karena anda toch bagian dari Indonesia juga .. tanggung jawab anda ada . Jangan cuma bilang dan tereka save Indonesia ..

Menyatakan pemikiran saya sbg wacana pribadi aja langsung ditanggapi si Bambang Kanigoro itu dgn mengusir saya ke cina. Pdhal cuman opini talking aja lho. Lha, gimana mau maju ini endonesha?

Anton : yap .. saya sependapat dengan anda soal yang ini

Satu lagi yg saya mau bang Anton refleksi, DEMOKRASI jelas tidak sama dgn THEOKRASI. Point inilah yg membuat saya aneh dan tidak puas dgn banyak sikap muslims (baik2) yg TERTAWAN, UNDERSIEGED dgn trend syariatisasi, apalagi wacana mengganti konstitusi negara majemuk dgn dasar UUD ideologi sempit berdasarkan agama tertentu. Karena sekali lagi, DEMOCRACY is nothing about THEOCRACY. Pengertian ini ndak pernah dimengerti oleh muslims jika kita jelaskan terus menerus.

Anton : sukurlah saya lulus SD sehingga bisa membedakan yang namanya Demokrasi dan Theokrasi .. sayangnya mungkin anda nggak tahu bahwa saya lulus SD .. jadi terus berpandangan negatif dan berpendapat bahwa setiap penentangan terhadap ide anda sebagai sebuah kebodohan .. . Saya sendiri nggak begitu tahu apakah dalam kamus anda ada yang namanya memberikan hak berbicara kepada umat Muslim .. kalau tidak , no wonder kalau gitu … atau definisi demokrasi sudah berubah dan mengikuti kamus anda itu ..

salam

anton

Bersambung…..part II

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: