Bisakah sepakbola Indonesia maju….???

Kapan Indonesia ikut piala dunia??? sepertinya pertanyaan itu terus menggema di seluruh penjuru tanah air yang secara tidak sengaja menjadi pecinta sepakbola (klo tidak mau disebut GILA bola) . Setiap musim pesta bola tiba pertanyaan yang berkonotasi ‘ledekan lawas’ itu pun bermunculan. Namun tetap: mengharap bisa menonton Indonesia di ajang Piala Dunia hingga kini masih hanya mimpi. Bangsa ini pernah mengikuti perhelatan piala dunia pada jaman penjajahan Belanda dan sangat disegani lawannya pada tahunb 1938-an. Begitulah Indonesia, ketika menyaksikan wakil Benua Afrika seperti Ghana, Pantai Gading, juga Trinidad & Tobago unjuk kebolehan merumput di Negeri Hitler musim ini. Tak ayal, decak kagum bermunculan dari mulut-mulut Indonesia. Negara dengan luas wilayah dan jumlah penduduk tak sampai sepuluh persennya Indonesia, bisa. Mengapa kita tidak?
Disini kita berlaku sangat anomali, seolah kehabisan ide, teori, dan energi untuk memahami situasi yang berkembang di negara lain. Kita bukannya tertarik untuk mempelajari sukses negeri orang yang lebih miskin, lebih minim sumber daya. Malah kita justru sibuk mencari alasan pembenaran. Harus ‘dimaklumi’, bahwa sepak bola Indonesia memang tidak/belum sanggup berkiprah di tingkat internasional.  Tanpa bermaksud merendahkan harkat dan martabat bangsa sendiri. Semestinya harus disadari, hingga Piala Dunia ke 18 kali ini dilangsungkan, kita pun baru bisa ikut larut dalam euforia kegembiraan. Kita rela melek semalam suntuk untuk menyaksikan setiap partai pertandingan. Esoknya, di kantor, di pasar, di bis kota, di terminal, di mana-mana orang ramai menceritakan sepak bola. Didapur pembantu ngomong bola. Dihalaman tukang kebun taruhan bola. Di Polda, petugas jaga menyaksikan Pak Komandan jadi komentator bola. Di istana presiden, juru bicara kepresidenan fasih ngobrol bola. Di MPR, sidang diselingi pujian, Pak Ketua pintar menganalisa bola. Nanti malam giliran Pak Gubernur bersanding dengan Dona Agnesia, jadi komentator bola.
Di Indonesia, salah kaprah, pragmatisme serta penokohan jabatan yang tak lazim seperti ini memang bukan lelaku konyol. Tidak hanya di sepak bola. Bahkan di setiap sendi di negeri ini boleh jadi gampang menemukan spesifikasi dan spesialisasi tak lazim seperti ini. Akibatnya, lumpur panas LAPINDO sulit dicari jalan keluarnya. Mungkin pembahasan di atas terlalu melenceng dari frame Piala Dunia. Oleh sabab itu, tanpa bermaksud melencengkan hal ihkwal semakin jauh. Saya berharap, agar kita tidak hanya jadi pengumpul sampah piala dunia. Perlu diketahui bahwa negara lain nonton piala dunia, mempelajarinya. Mengambil hikmah dari setiap jengkal tontonan. Dianalisa. Dapat kesimpulan, tentang apa yang harus dilakukan agar menang di Piala Dunia selanjutnya.
 Kita, bangsa Indonesia. Nonton pila dunia sambil makan cemilan. Mata melotot – perut kenyang. Selesai nonton – tidur. Bangun kesiangan – langsung ke kamar kecil, buang hajat. Tanpa dapat hikmah sedikit pun. kaciaan deh lo.
 

2 Responses to “Bisakah sepakbola Indonesia maju….???”

  1. mand41l1nc Says:

    wah comment pertama yang di terima oleh nih blog, makasih buat siti, kayaknya semua penikmat bola hampir rata-rata berawal dari kejadian yang dialami siti, dari cuma nemenin orang nonton lalu tahu beberapa pemain akhirnya suka dengan ketegangan yang ditimbulkan🙂

    [“Sebenarnya niat nya seh mo nimbrung gabung nulis comment untuk tulisan “nak Arga” ini..”]

    jangan hanya comment klo ada tulisan yang mau di post kirim aja ke email mand41l1nc@gmail.com nanti akan langsung di post di blopini (ditunggu loh…)

    [“(itu pertanyaan ato pernyataan yah???!!)”]

    tergantung dari sudut mana kita berdiri jika saya orang awam maka itu pertanyaan karena ketidaktahuan saya tentang apa yang terjadi di Internal induk sepakbola Indonesia (PSSI) sehingga sepakbola seperti..atau malah tidak terurus, jika dari sudut saya sebagai orang yang ada/berhubungan langsung dengan maju tidaknya sepakbola Indonesia maka itu dianggap sebagai pernyataan bahwa ada sesuatu yang saya ketahui, saya ungkapkan dan mari perbaiki bersama…

    [“aku pasti bakal bilang dengan tegas Sepak bola Indonesia pasti bisa maju!!.”]

    Amin….
    Kita tunggu target dari PSSI bahwa 10 tahun kita ikut Piala Dunia….(bersabar atau terpaksa jadi penyabar…untuk menunggunya…he.he.he)

    Wassalam

  2. Ass wr wb,
    hmm…sebenarnya aku ga suka2 bgt ama bola..tapi waktu SD aku sering nungguin papa nya temen u/ main bola, so aku jadi terbiasa u/ nonton bola.nah..hal itu berlanjut ampe kuliah,sejak 2 sahabatku gila bgt ama pemain bola dunia yang nota bene “Indah di pandang mata” alias cakep..hahahah..aku pun jadi penikmat bola dan pendengar setia crita mereka…(loh..kok jadi curhat???)..hehehehhe..
    Sebenarnya niat nya seh mo nimbrung gabung nulis comment untuk tulisan “nak Arga” ini..
    Pas baca judul nya..Bisakah sepak bola indonesia maju????..aku langsung mikir..aku baca ini sebagai orang Indonesia ato sebagai seorang temen yg lg baca blog temen nya..hehe..tapi itu g terlalu penting…
    Kita pasti dah sering bangt ndengerin kritikan ato pemikiran kayak yg di tulis oleh penulis, tapi kalo boleh aku ngejawab pertanyaan tbs (itu pertanyaan ato pernyataan yah???!!), aku pasti bakal bilang dengan tegas Sepak bola Indonesia pasti bisa maju!!.Yah,,hal ini ga akan bisa hanya di dukung oleh pemain dan pelatihnya saja, tapi kita sebagai warga Indonesia juga bisa membantu hal tsb terwujud, memberikan environment yang kondusif baik bagi pemain, pelatih, penikmat maupun penggila bola. Karena dari hal tersebut pasti nya rakyat Indonesia yang sudah mulai berpikir secara dewasa(u/ hal2 tertentu)ini akan mulai memberikan ruang yang segar bagi segala pihak,dari hal kecil itulah nantinya, akan timbul ide2 cermelang bagaimana u/ meningkat kan kualitas dan kuantitas per-sepakbolaan Indonesia,,Jadi ga hanya negara di luar itu saja yg menganallisa dan mengambil hikmah dari setiap jengkal permainnya(sperti yg dikatakan penulis.red), kita bangsa indonesia juga sedang melakukan hal teb,,tapi yah ..agak lambat,,,karena pepatah jawa yg ngebilang pelan asal selamat itu masih terpatri di pikiran rakya t kita..
    Seperti nya segitu dulu deh diskusi nya,,maaf kalo ad kata yg salah..(kayak nulis surat yah???hehehe)

    Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: